INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Download lagu MP3 - Vocal Coach Reaction to Mariah Carey - Hero - Ken Tamplin

Mariah Carey (lahir 27 Maret 1969[2] atau 1970[3]) adalah seorang penyanyi, penulis dan pencipta lagu, produser rekaman, dan aktris asal Amerika Serikat. Mariah disebut sebagai "Songbird Supreme" oleh Guinness World Records, ia terkenal bersama dengan jangkauan vokalnya yang mencapai lima oktaf, type melisma, dan pemanfaatan tehnik whistle register (jangkauan nada manusia tertinggi di atas falsetto). Ia menjadi kondang terhadap tahun 1990 sehabis diberi tanda tangan kontrak bersama dengan Columbia Records dan merilis album debutnya yang tempati puncak Billboard 200 sepanjang sebelas minggu berturut-turut. Tidak lama kemudian, Mariah jadi satu-satunya penyanyi yang punyai lima singel pertamanya capai nomor satu di Billboard Hot 100, berasal dari "Vision of Love" sampai "Emotions".[4]

Setelah pernikahannya dengan pemimpin Sony Music, Tommy Mottola, Mariah raih kesuksesannya di tingkat internasional bersama dengan beberapa albumnya yaitu, Music Box (1993), Merry Christmas (1994), dan Daydream (1995). Dari album-album selanjutnya melahirkan singel-singel Mariah yang paling sukses, terhitung "Hero", "Without You", "All I Want for Christmas Is You", "Fantasy", "Always Be My Baby", serta "One Sweet Day", yang jadi single nomer satu di Amerika Serikat yang terlama didalam sejarah (enam belas minggu). Setelah berpisah dari Tommy Mottola, Mariah mengadopsi style baru dan memasukkan lebih banyak elemen hip hop ke didalam musiknya dengan merilis Butterfly (1997). Billboard memberinya gelar sebagai artis paling sukses di Amerika Serikat pada dekade 1990-an, saat World Music Awards memberinya penghormatan sebagai artis rekaman terlaris di dunia pada dekade 1990-an.

Setelah sebelas th. berturut-turut berada di nomer satu tangga musik Amerika Serikat, Mariah menentukan untuk nampak dari Columbia terhadap th. 2000 dan di tandatangani kontrak rekaman $100 juta bersama dengan Virgin Records. Namun, sesudah gangguan fisik dan emosionalnya yang dipublikasikan, serta kegagalan komersial dan gawat filmnya, Glitter (2001) dan termasuk album soundtrack film tersebut, kontraknya dibeli bersama harga $50 juta oleh Virgin dan ia menandatangani kontrak dengan Island Records pada tahun berikutnya. Setelah melalui masa-masa sulitnya, ia kembali ke puncak tangga lagu dengan The Emancipation of Mimi (2005), yang menjadi album terlaris ke dua di dunia terhadap th. 2005. Singelnya, "We Belong Together", menjadikan Mariah sebagai satu-satunya artis yang duduki puncak Billboard Hot 100 Decade-End sebanyak dua kali. Dengan dirilisnya "Touch My Body" (2008), Mariah mendapatkan singel nomer satu kedelapan belasnya di Amerika Serikat, lebih dari artis solo lainnya. Tahun berikutnya, ia membintangi film Precious, yang memenangkan Penghargaan Penampilan Aktris Terobosan Palm Springs International Film Festival.

Sepanjang karirnya, Mariah udah menjajakan lebih berasal dari 200 juta rekaman di semua dunia agar menjadikannya sebagai salah satu artis musik terlaris sepanjang masa. Menurut Recording Industry Association of America (RIAA), ia adalah penyanyi wanita yang ketiga terlaris bersama dengan penjualan lebih berasal dari 64 juta album tersertifikasi di Amerika Serikat.[5] Selain itu, ia terdaftar sebagai penulis lagu dan produser wanita bersama lagu-lagu no satu terbanyak didalam sejarah bagan A.S. Pada th. 2012, ia duduki peringkat ke-2 di dalam daftar VH1 berasal dari 100 Wanita Terhebat di dalam Musik. Selain dari pencapaian komersialnya, Mariah telah memenangkan lima Grammy Awards, sembilan belas World Music Awards, sepuluh American Music Awards,[6] dan lima belas Billboard Music Awards.[7] Ia secara terus-menerus dihargai oleh generasi penyanyi muda dikarenakan inspirasinya, dan ia dipuji sebagai salah satu pelopor musik R&B Kontemporer.[8]


Download lagu MP3 Vocal Coach Reaction to Mariah Carey - Hero - Ken Tamplin

INFO LOWONGAN KERJA TERBARU KLIK DISINI

Iklan Atas Artikel


Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel